Wednesday, 30 November 2016

Sejarah Wajanbolic

Sejarah Wajanbolic E-goen Dan RT/RW-Net



Sejarah Wajanbolic E-goen Dan RT/RW-Net
        Apakabar teman-teman sekalian, di artikel kali ini , saya akan menceritakan tentang asal usul atau sejarah wajanbolic E-goen dan juga penemunya, langsung saja ya kita liat ulasan berikut ini:

        Internet murah barangkali merupakan impian semua orang, tidak hanya orang Indonesia saja, tapi juga semua orang di Dunia. Kita bangsa Indonesia cukup beruntung dan bangga dengan banyaknya orang-orang yang terinspirasi dengan adanya Pak Gunadi di Purwakarta yang menemukan antenna Wajanbolic e-goen.
Gambar 2.8 Pak Gunadi dari Purwakarta, penemu antena Wajanbolic e-goen
            Teknik Antenna Wajanbolic e-goen merupakan pengembangan dari teknik antenna kaleng atau antenna bazoka yang pernah di kembangkan sebelumnya. Dengan peralatan USB WiFi yang terpasang di muka Wajan dengan ditutupi pipa paralon yang sebagian di lapisi oleh aluminium foil atau lakban aluminium, Wajanbolic e-goen dapat digunakan untuk membangun sambungan Internet berkecepatan 1Mbps s/d 54Mbps untuk jarak sampai sekitar 3-4 km cukup untuk menyambungkan beberapa rumah dalam sebuah jaringan RT/RW-net
Gambar 2.10 Wajanbolic e-goen siap digunakan
            Ukuran antenna Wajanbolic e-goen relatif sederhana. Pipa pralon dengan diameter 3 inci (9 cm) diberi lakban aluminium sepanjang 20 cm. USB WiFi di masukan pada posisi 5.2 cm dari ujung pralon. Wilayah pralon yang tidak di beri lakban aluminium merupakan panjang fokus wajan yang dapat dihitung dari diameter wajan di bagi ke dalaman wajan.
Gambar 2.9 Ukuran antenna Wajanbolic e-goen
      Teknik membuat Internet menggunakan antenna kaleng dan antenna Wajanbolic e-goen tidak hanya membuat bangsa Indonesia terkagum-kagum karena sangat sederhana. Banyak bangsa di duniapun belajar kepada bangsa Indonesia teknik membuat Internet murah tersebut. Beberapa bangsa di dunia yang pernah mengundang untuk memberikan teknik antenna kaleng antara lain Afrika Selatan dan sekitarnya, Tunisia, Denmark, India, Bhutan, Nepal, Laos, Kamboja dan masih banyak lagi. Tampak pada gambar Onno W. Purbo sedang mengajar di Pretoria, Afrika Selatan tentang membuat antenna kaleng kepada bangsa di Afrika di tahun 2003.
Gambar 2.11 Onno W. Purbo mengajar pembuatan antena kaleng di Afrika
                                        Selatan tahun 2003
Gambar 2.12 Bentuk sambungan jaringan RT/RW-net
            Teknik akses Internet menggunakan Wajanbolic e-goen banyak digunakan untuk membangun RT/RW-net yang pada dasarnya membagi dan menggunakan secara beramairamai sebuah akses Internet seperti di tampilkan pada gambar. Proses pembagian akses dilakukan oleh router. Sementara proses pengkaitan pengguna Internet dapat dilakukan menggunakan kabel jaringan Ethernet untuk jarak dekat. Sementara untuk jarak yang agak jauh, dalam lingkup satu RT atau satu RW dapat mengunakan akses Wireless mengunakan antenna Wajanbolic e-goen.

Menggunakan teknik RT/RW-net ini, kita dapat mengakses Internet 24 jam per hari dengan biaya di tanggung bersama oleh pengguna satu RT atau satu RW. Rata-rata biaya akses Internet RT/RW-net sekitar Rp. 50-150.000,- per bulan dengan Internet yang beroperasi 24 jam.



                   Sekian pembahasan kali ini, semoga bias jadi bahan bacaan buat teman-teman sekalian, Terimakasih

Monday, 14 November 2016

Cara Instalasi Ubuntu Server 8 Di VIrtualBox Beserta gambar

Cara Instalasi Ubuntu Server 8 Di VIrtualBox Beserta gambar

1.  Buka aplikasi virtualbox,caranya double klik/klik dua kali secara cepat pada icon virtualbox.
2.  Sebelum menginstal ubuntu server hamba harus membuat sistem operasinya terlebih dahulu, setelah membuka aplikasi virtualbox =  ( klik BARU )

➤➤➤

3.  setelah mengklik BARU,maka akan muncul tampilan pengisian sistem operasi yang akan dibuat. pada bagian NAME isikan ubuntu server 8  lalu klik Lanjut.



 4.  pada tampilan ukuran RAM dapat anda sesuaikan, di situ hamba menggunakan memori  RAM sebesar 768M itu bawaan mesin computer, lalu klik Lanjut.



 5.  pada tampilan pembuatan harddisk pilih creat a virtual hard disk now, lalu klik buat.



6. pilih type harddisk VDI (Virtual Disk Image), lalu klik Lanjut.


7. pada tampilan storage on pysical harddisk pilih Dialokasikan secara dinamik lalu klik lanjut.




8.  klik icon folder di samping kanan di lingkari.


9.  pilih tempat penyimpanan sistem operasi yang telah dibuat, disini hamba menyimpan pada
     Data (D:) lalu klik save.


10. sistem operasi ubuntu server telah dibuat di atas

 

11. setelah membuat sistem operasi ubuntu server sekarang hamba harus klik pengaturan. Klik icon pengaturan


12. pilih bahasa yang akan hamba gunakan disini hamba menggunakan bahasa indonesia  tekan Enter.


13  pilih instal ubuntu server lalu Enter.



14  pilih instal ubuntu server lalu Enter.


15.  Pada tampilan ini  pilih USA lalu Enter.



16.  pilih USA lagi lalu Enter.

18  Pada nama host isikan UBUNTU lalu Enter.


19  pada mengonfigurasi waktu pilih JAKARTA lalu Enter.


20 pada tampilan partisi hard disk pilih (Terpadu -- gunakan seluruh harddisk) lalu Enter.



21 pada tampilan selanjutnya  hamba tekan Enter.


➤➤➤

22 pilih YA lalu klik Enter.


23  isikan nama hamba lalu tekan Enter.



24  isikan kata sandi lalu klik Enter


. 25  untuk alamat proxy HTTP kosongkan bila tak ada. langsung tekan Enter.


26.  pada pilihan software selection langsung klik Enter.


27  pilih teruskan lalu klik Enter.


28  menginstal selesai sekarang isi LOG IN dan KATA SANDI dengan akun dan kata sandi yang tadi                       telah hamba buat, lalu klik Enter. pada saat mengetikan kata sandi di tampilan ubuntu server                
sandi  hamba tidak akan nampak

.➤➤➤

29. kalau sudah masuk maka gambar seperti begini.

➤➤➤
begitulah cara penginstalan di virtualbox yang sudah selesai.
terima kasih, atas kunjungannya semoga bermanpaat dari blog saya di
sini: