Soal Uji kompetensi Kejuruan Paket 3
2018
Assalamualikum WR WB…..Pada
kesempatan kali ini,kita akan membahas soal UJI KOMPETENSI KEJURUAN SMK TEKNIK
KOMPUTER DAN JARINGAN.Secara rinci beserta penjelasn………….
Contoh SOAL
1. Membangun DNS Server, Gateway, Proxy
server, FTP server, dan Web Server pada jaringan
Opsi konfigurasi :
Konfigurasi Server
1. IP Virtual
= Sesuai dengan kondisi
lab. Jaringan yang diberikan
Konfigurasi Client
3. IP
LAN
= 192.168.2.xxx/24
4. Proxy
= 192.168.55.1
Keterangan : xxx merupakan address antara 2 sampai 254
Konfigurasi Server
1. Sistem Operasi/OS Linux Debian
2. Port proxy
3. DNS server
4. FTP
Server
5. Virtual directory
6. Domain baru
7. Proxy server
Implementasikan topologi diatas untuk
melakukan pengujian fungsi DNS
Server, Web Server, FTP Server, Proxy Server dan Mail
Server dengan ketentuan :
a. Membuat perencanaan sesuai dengan topologi jaringan yang
disediakan
b. Melakukan
Perakitan PC Server dan Instalasi OS Linux
c. Melakukan instalasi implementasi sesuai topologi
d. Instalasi
PC Client (Ubuntu) dan membuat website (www.sekolah.sch.id dan www.smkbisa.com sesuai
dengan aplikasi yang sudah Wordpress
e. Melakukan konfigurasi DNS Server, Web
Server, FTP Server, dan Proxy Server
f. Melakukan
pengujian fungsi jaringan (sistem koneksi) dan pengujian aplikasi server
(pengujian DNS Server,FTP Server, Web
Server dan Proxy Server)
HAL YNG HARUS DI PERHATIKAN
A). MENERAPKAN PROSEDUR
KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA (K3)
Latar belakang dari diterapkannya Prosedur
Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja ( K3 ) adalah dari standarisasi yang
telah diterapkan di dunia kerja internasional. Prosedur
kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja berawal dari OSH ( Occupational Safety and Health )
yaitu: sebuah ilmu disiplin yang peduli dan melindungi keselamatan, kesehatan
dan kesejahteraan orang yang bekerja di tempat kerja. Sejak tahun 1950 ILO
( International Labour Organization )
dan WHO ( World Health Organization )
telah menetapkan definisi umum dari kesehatan kerja, yaitu: Kesehatan kerja
harus mencapai peningkatan dan perawatan paling tinggi di bidang fisik, sosial
sebagai seorang pekerja di bidang pekerjaan apapun; pencegahan bagi setiap
pekerja atas pengurangan kesehatan karena kondisi kerja mereka, perlindungan
bagi pekerja untuk mengurangi faktor-faktor yang dapat merugikan kesehatan
mereka; penempatan dan perawatan bagi pekerja di lingkungan kerja sesuai dengan
kemapuan fisik dan psikologi dari pekerja dan meringkas adaptasi dari setiap
pekerja ke pekerjaannya masing-masing.
Tujuan awal dari pendirian standard
keselamatan dan kesehatan di tempat kerja antara lain:
· Moral –
Seorang pekerja seharusnya tidak mempunyai resiko terluka pada saat kerja atau
yang berhubungan dengan lingkungan kerja.
· Ekonomi – Dengan mengurangi biaya yang harus
dibayar jika terjadi kecelakaan di tempat kerja; seperti gaji, denda, kompensasi
kerusakan, waktu investigasi, kurang produksi, kehilangan semangat dari
pekerja, pembeli atau pihak lainnya.
· Legal –
Mendorong hukum agar menerapkan peraturan resmi agar dapat dipatuhi oleh banyak
pihak.
Beberapa resiko yang biasa dimiliki oleh pekerja:
· Resiko
fisik ( terpeleset dan tersandung, jatuh dari ketinggian, transportasi tempat
kerja, mesin yang berbahaya, listrik, kebisingan, getaran, radiasi ion ).
· Resiko
kimia ( cairan pelarut, metal berat )
· Resiko
psikologi ( stress, kekerasan, pemerasan )
· Resiko lingkungan ( temperatur, kelembapan, cahaya )
· Resiko lingkungan ( temperatur, kelembapan, cahaya )
· Resiko
cidera otot ( lingkungan kerja yang tidak ergonamis )
· Dll
2).ISP/Internet = 192.168.1.1
>>>>>> Server = 192. 168.1.2/24>>>>>>>
JalurLAN = 192.168.2.1/24
Subnetmask = 255.255.255.0
Gateway= 192.168.1.1
3). Konfigurasi dan pemasangan kabel UTP
1.pengertian stregh
Straight Trough Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
contoh PC To Switch, Switch To Router, PC To Hub. Kabel ini menghubungkan ujung
satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artinya ujung nomor satu
merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari
masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara
internasional yang digunakan untuk straight trough cable ini, yaitu : Untuk kabel dengan
konfigurasi memiliki sususan warna sebagai berikut (T568-A)
2.pengertian cross
crosshOver Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
hampir sama pengertiannya dengan straight trough namun jenis kabel ini lebih
menghubungkan perangkat yang memiliki konsole sebagai contoh koneksi antara
Switch To Printer, atau Switch To Infocus. Berikut konfigurasi
pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk roll memiliki konfigurasi kabel
dengan ujung – ujung A dan ujung satunya kebalikan warna A , maksudnya jika
salah satu ujung nya seperti ini :
4). Menginstalasi system operasi client dan server
Instalasi sistem operasi linux server dimulai dari Kebutuhan Hardware, Instalasi, Perintah Dasar, Konfigurasi Basic Network, Forwarding IP , Routing dan Instalasi Squid.
Kebutuhan
Hardware
Melakukan Instalasi jika tidak
memerhatikan kebutuhan Hardware sangatlah riskan bisa jadi proses instalasi
nantinya akan menemukan kegagalan. Kebutuhan Hardaware disesuaikan denan
Release Distro.
Instalasi
Linux Server
Pada Proses instalasi linux
server hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
§ Prosesor, Ram Dan Room DVD/CD
§ Master Ubuntu Server
§ Pengaturan Area dan Waktu
§ Pengaturan Partisi
§ Pemilihan Paket
§ Bootloader
beberapa hal diatas perlu
diperhatikan saat melakuka proses instalasi sistem operasi linux server
sehingga mengurangi presentase kegagalan saat Proses Instalasi.
Perintah
Dasar
Sistem Operasi Linux Server
berjalan dengan mode text / Console sehingga apabila user tidak faham peritah
dasar linux secara otomatis user tidak akan bisa menggunakan sistem operasi
server baik perintah untuk mounting terlebih lagi konfigurasi server.
Beberapa perintah yang sering
digunakan dalam sistem operasi server adalah:
§ dpkg , apt-get, aptitude
§ mount
§ cd
§ ls
§ cp
§ ifconfig
§ ping
§ nano (editor)
§ dll
Perintah dasar dapat dikatakan
wajib untuk dimengerti sehingga saat melakukan konfigurasi jaringan pada server
dapat sesuai dengan harapan
Konfigurasi
Basic Network
Pada bagian ini siswa dilatih
agar dapat menghubungkan server dengan client dalam scope yang sederhana
sebagai permulaan dalam konfigurasi jaringan yang lebih komplex lagi
Forwarding
IP
Forwarding IP adalah proses untuk
meneruskan koneksi dari server ke client dan biasanya digunakan untuk penerusan
akses Internet dari Modem --gateway --client.
Routing
Untuk menemukan daerah lain yang
terpisah dengan laut maka tentunya diperlukan jembatan untuk dapat terhubung.
Analogi ini digunakan untuk menggambarkan proses routing yang menghubungkan
jaringan-jaringan yang berbeda. siswa akan dilatih membuat table routing agar
dapat terkoneksi dengan jaringan yang dituju.
Proxy
server ( Squid)
Pada bagian materi ini siswa akan
dilatih untuk menginstal paket squid yang digunakan untuk memanajemen akses
jaringan mulai dari blokir situs, mengatur cache, pengalihan dll
5). Melakukan konfigurasi computer
server dan mengkonfigurasi service-service DNS server, WEB server, MAIL server,
dan MONITORING server
A. Konfigurasi DNS Server
Sebelum
konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja
yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
· named.conf.local
· db.veri [db.local]
· db.tkjb [db.local]
· db.192
· named.conf.options
· resolv.conf
Setelah
anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi /
cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :
1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind
1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind
2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local lalu isikan perintah
seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah save Ctrl+X > Y > Enter
4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save
8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.
9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart
10. Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup [nama domain]
**Note :
1. Anda bisa membuat 1
domain untuk dns saja, di tutorial ini saya membuatnya 2 domain. Cara membuatnya sama saja.
2.File nama db.veri / db.xitkjb bisa
anda ubah menjadi db.[nama_file] sesuka anda.
3.Anda bisa menambahkan mail pada file db.veri, db.xitkjb, dan
db.192.
4 Jika saat anda merestart konfigurasi jaringan dan bind9
terjadi failed !!, coba cek kembali konfigurasinya.
5. Pengujian bisa dilakukan dengan cara lain, seperti ping [ip domain] atau lainnya.
B. CARA KONFIGURASI WEB SERVER DI
DEBIAN
– Merupakan perangkat
lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP ataupun HTTPS dari Klien yang
dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk
halaman-halaman web. Dan kini kita akan bahas cara konfigurasinya.
Langkah-langkahnya :
1. Instal
Paket web server terlebih dahulu yaitu :apt-get install apache2
2. Apabila
ada konfirm Y/N, ketik Y lalu Enter
3. Selanjutnya
kita masuk ke folder /etc/apache2/sites-available
Ketikkan perintah : cd /etc/apache2/sites-available
4. Ketik ls,
lalu copy file default dan kita ambil nama contohnya : www (nama
bebas). Bisa juga langsung pakai file default tanpa mengcopy
file master tersebut.
5. Lalu
edit file www, perintah : pico www
6. Pada
file ini :
- Ganti : ServerAdmin
webmaster@localhost menjadi
ServerAdmin webmaster@agushambalitkj1.com(nama
domain anda)
- Tambahkan :
(dibawah ServerAdmin)
ServerName www.agushambalitkj1.com (nama
domain anda)
7. Setelah
selesai save file dengan CTRL-X, Y
8. Pindah
direktori ke /var/www untuk mengedit file html dari web master
tersebut
cd /var/www
9. Lalu
edit file index.html, masukkan perintah : pico
index.html
10. Isikan
script pada file ini sesuka hati anda, contohnya seperti gambar dibawah :
11. Save
dengan CTRL-X, Y
12. Kemudian
restart web server anda, masukkan perintah:
/etc/init.d/apache2
restart
13. Dan
untuk megecek apakah web server anda jalan atau tidak dengan perintah :
w3m
www.agushambalitkj1.com (Nama
domain anda)
Hasilnya :
15. Apabila berhasil maka tampilannya seperti gambar diatas, dan menunjukkan web server anda berjalan dengan baik.
CEK UNTUK KOMPUTER KLIEN
1. Langsung
saja ke Web Browser pada windows ( Bisa pakai Mozila Firefox, IE, Google
Chrome, dll)
2. Dan
ketikkan alamat URL“www ferykurniawantkj2.com”
3. Hasilnya
seperti ini :
C.Konfigurasi FTP
sever.
1. MENERAPKAN PROSEDUR
KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA (K3)
Latar
belakang dari diterapkannya Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Kerja
( K3 ) adalah dari standarisasi yang telah diterapkan di dunia kerja
internasional. Prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja
berawal dari OSH ( Occupational
Safety and Health ) yaitu: sebuah ilmu disiplin yang peduli dan
melindungi keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan orang yang bekerja di
tempat kerja. Sejak tahun 1950 ILO ( International
Labour Organization ) dan WHO ( World
Health Organization ) telah menetapkan definisi umum dari kesehatan
kerja, yaitu: Kesehatan kerja harus mencapai peningkatan dan perawatan paling
tinggi di bidang fisik, sosial sebagai seorang pekerja di bidang pekerjaan
apapun; pencegahan bagi setiap pekerja atas pengurangan kesehatan karena
kondisi kerja mereka, perlindungan bagi pekerja untuk mengurangi faktor-faktor
yang dapat merugikan kesehatan mereka; penempatan dan perawatan bagi pekerja di
lingkungan kerja sesuai dengan kemapuan fisik dan psikologi dari pekerja dan
meringkas adaptasi dari setiap pekerja ke pekerjaannya masing-masing.
Tujuan awal dari
pendirian standard keselamatan dan kesehatan di tempat kerja antara lain:
· Moral – Seorang pekerja
seharusnya tidak mempunyai resiko terluka pada saat kerja atau yang berhubungan
dengan lingkungan kerja.
· Ekonomi – Dengan
mengurangi biaya yang harus dibayar jika terjadi kecelakaan di tempat kerja;
seperti gaji, denda, kompensasi kerusakan, waktu investigasi, kurang produksi,
kehilangan semangat dari pekerja, pembeli atau pihak lainnya.
· Legal – Mendorong hukum
agar menerapkan peraturan resmi agar dapat dipatuhi oleh banyak pihak.
Beberapa resiko yang
biasa dimiliki oleh pekerja:
·
Resiko fisik ( terpeleset dan tersandung,
jatuh dari ketinggian, transportasi tempat kerja, mesin yang berbahaya,
listrik, kebisingan, getaran, radiasi ion ).
· Resiko kimia ( cairan
pelarut, metal berat )
· Resiko psikologi (
stress, kekerasan, pemerasan )
· Resiko lingkungan (
temperatur, kelembapan, cahaya )
· Resiko cidera otot (
lingkungan kerja yang tidak ergonamis )
· Dll
ISP/Internet = 192.168.1.1
>>>>>> Server = 192. 168.1.2/24>>>>>>>
JalurLAN = 192.168.2.1/24
Subnetmask = 255.255.255.0
Gateway= 192.168.1.1
4). Menginstalasi system operasi client dan server
Instalasi sistem operasi linux server dimulai dari Kebutuhan Hardware, Instalasi, Perintah Dasar, Konfigurasi Basic Network, Forwarding IP , Routing dan Instalasi Squid.
Instalasi sistem operasi linux server dimulai dari Kebutuhan Hardware, Instalasi, Perintah Dasar, Konfigurasi Basic Network, Forwarding IP , Routing dan Instalasi Squid.
Kebutuhan Hardware
Melakukan Instalasi
jika tidak memerhatikan kebutuhan Hardware sangatlah riskan bisa jadi proses
instalasi nantinya akan menemukan kegagalan. Kebutuhan Hardaware disesuaikan
denan Release Distro.
Instalasi Linux Server
Pada Proses
instalasi linux server hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
§ Prosesor,
Ram Dan Room DVD/CD
§ Master
Ubuntu Server
§ Pengaturan
Area dan Waktu
§ Pengaturan
Partisi
§ Pemilihan
Paket
§ Bootloader
beberapa hal diatas
perlu diperhatikan saat melakuka proses instalasi sistem operasi linux server
sehingga mengurangi presentase kegagalan saat Proses Instalasi.
Perintah Dasar
Sistem Operasi
Linux Server berjalan dengan mode text / Console sehingga apabila user tidak
faham peritah dasar linux secara otomatis user tidak akan bisa menggunakan
sistem operasi server baik perintah untuk mounting terlebih lagi konfigurasi
server.
Beberapa perintah
yang sering digunakan dalam sistem operasi server adalah:
§ dpkg
, apt-get, aptitute
§ mount
§ cd
§ ls
§ cp
§ ifconfig
§ ping
§ nano
(editor)
§ dll
Perintah dasar
dapat dikatakan wajib untuk dimengerti sehingga saat melakukan konfigurasi
jaringan pada server dapat sesuai dengan harapan
Konfigurasi Basic Network
Pada bagian ini
siswa dilatih agar dapat menghubungkan server dengan client dalam scope yang
sederhana sebagai permulaan dalam konfigurasi jaringan yang lebih komplex lagi
Forwarding IP
Forwarding IP
adalah proses untuk meneruskan koneksi dari server ke client dan biasanya
digunakan untuk penerusan akses Internet dari Modem --gateway --client.
Routing
Untuk menemukan
daerah lain yang terpisah dengan laut maka tentunya diperlukan jembatan untuk
dapat terhubung. Analogi ini digunakan untuk menggambarkan proses routing yang
menghubungkan jaringan-jaringan yang berbeda. siswa akan dilatih membuat table
routing agar dapat terkoneksi dengan jaringan yang dituju.
Proxy server ( Squid)
Pada bagian materi
ini siswa akan dilatih untuk menginstal paket squid yang digunakan untuk
memanajemen akses jaringan mulai dari blokir situs, mengatur cache, pengalihan
dll
5). Melakukan
konfigurasi computer server dan mengkonfigurasi service-service DNS server, WEB
server, MAIL server, dan MONITORING server
1. Konfigurasi DNS Server
Sebelum
konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja
yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
· named.conf.local
· db.veri [db.local]
· db.tkjb [db.local]
· db.192
· named.conf.options
· resolv.conf
Setelah
anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi /
cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :
1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind
1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind
2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local lalu isikan perinta nya.jika sudah save atau tekan Ctrl+X > Y > Enter
3.
Copy db.local ke db.veri dan db.xitkjb serta db.127 ke db.192, dengan perintah
4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :
7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save
8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.
9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart
10.
Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup
[nama domain]
**Note :
6.Anda bisa membuat 1 domain untuk dns saja, di tutorial ini
saya membuatnya 2 domain. Cara membuatnya
sama saja.
7.File nama db.veri / db.xitkjb bisa
anda ubah menjadi db.[nama_file] sesuka anda.
8.Anda bisa menambahkan mail pada file db.veri, db.xitkjb, dan
db.192.
9.Jika saat anda merestart
konfigurasi jaringan dan bind9
terjadi failed !!, coba cek kembali konfigurasinya.
10.Pengujian bisa dilakukan dengan
cara lain, seperti ping [ip domain] atau
lainnya.
CARA KONFIGURASI WEB SERVER DI DEBIAN
– Merupakan perangkat
lunak yang berfungsi menerima permintaan HTTP ataupun HTTPS dari Klien yang
dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk
halaman-halaman web. Dan kini kita akan bahas cara konfigurasinya.
Langkah-langkahnya :
1. Instal
Paket web server terlebih dahulu yaitu :
apt-get install apache2
2. Apabila
ada konfirm Y/N, ketik Y lalu Enter
3. Selanjutnya
kita masuk ke folder /etc/apache2/sites-available
Ketikkan perintah : cd
/etc/apache2/sites-available
4. Ketik ls,
lalu copy file default dan kita ambil nama contohnya : www (nama
bebas). Bisa juga langsung pakai file default tanpa mengcopy
file master tersebut.
5. Lalu
edit file www, perintah : pico www
6. Pada
file ini :
- Ganti : ServerAdmin
webmaster@localhost menjadi
ServerAdmin webmaster@agushambalitkj1.com(nama
domain anda)
- Tambahkan :
(dibawah ServerAdmin)
ServerName www.agushambalitkj1.com (nama
domain anda)
7. Setelah
selesai save file dengan CTRL-X, Y
8. Pindah
direktori ke /var/www untuk mengedit file html dari web master
tersebut
cd /var/www
9. Lalu
edit file index.html, masukkan perintah : pico
index.html
10. Isikan script
pada file ini sesuka hati anda, contohnya seperti gambar dibawah :
11. Save dengan
CTRL-X, Y
12. Kemudian restart
web server anda, masukkan perintah:
/etc/init.d/apache2
restart
13. Dan untuk
megecek apakah web server anda jalan atau tidak dengan perintah :
w3m
www.agushambalitkj1.com (Nama
domain anda)
14. Hasilnya :
15. Apabila
berhasil maka tampilannya seperti gambar diatas, dan menunjukkan web server
anda berjalan dengan baik.
CEK UNTUK KOMPUTER KLIEN
1. Langsung
saja ke Web Browser pada windows ( Bisa pakai Mozila Firefox, IE, Google Chrome,
dll)
2. Dan
ketikkan alamat URL“wwwagushambalitkj1.com”
3. Hasilnya
seperti ini :
D. Konfigurasi MAIL SERVER
- Seting
IP, ketikan "pico /etc/network/interfaces".
kemudian tulis ip sesuai ketentuan.
- Restart konfigurasi interfaces.
ketikan "service networking
restart"
- Install paket-paket yang diperlukan, jangan
lupa masukan DVD 2 debian dulu kalau kalian menggunakan repostiroy dari
DVD.
klik kanan pada gambar CD di pojok
kanan bawah VMware, kemudian klik "settings".
klik browse dan cari Image DVD2
kalian, setelah itu klik OK.
- masuk lagi pada terminal linux.
ketikan "apt-cdrom add",
jika terjadi error berarti DVD kalian belum connect.
- Mulai install paket yang diperlukan.
ketikan "apt-get install apache2
bind9 squirrelmail postfix courier-imap courier-pop"
- Konfigurasi selama instalasi paket.
tekan ok.
pilih "Local only".
ketikan nama domain kalian.
pilih "No".
- Lakukan konfigurasi DNS,
masuk ke directory bind, ketikan "cd /etc/bind"
- Rubah konfigurasi file
"named.conf.default-zones". ketikan "pico
named.conf.default-zones".
- Copykan file db.0 menjadi nama sesuai di
konfigurasi tadi, misal untuk forward "cp db.0 db.huri" dan
untuk yang reverse "cp db.0 db.192"
- Rubah konfigurasi db.huri. ketikan "pico
db.huri" dan rubah menjadi seperti ini.
- Rubah konfigurasi db.192. ketikan "pico
db.192". rubah dan tambahkan menjadi seperti ini.
- Konfigurasi file resolver.
ketikan "pico /etc/resolv.conf"
ketikan "nameserver
192.168.1.2" sesuai dengan IP kalian.
- Sekarang kita konfigurasi
webservernya, pindah ke directory apache, ketikan "cd
/etc/apache2/sites-available"
- Copy file default menjadi
nama lain, ketikan "cp default mail" (mail bisa diganti dengan
kata lain"
- Rubah konfigurasi file mail,
ketikan "pico mail" dan rubah menjadi seperti ini.
- Aktivkan file mail, ketikan
"a2ensite mail"
- Konfigurasi file postfix,
ketikan "pico /etc/postfix/main.cf" dan rubah menjadi seperti
ini.
- Buat file Maildir di
directory skel, ketikan "mkdirmake /etc/skel/Maildir".
- Ketik "chown -R
huri:huri /etc/skel/Maildir" (huri silahkan diganti user kalian)
- Buat user baru untuk
digunakan sebagai user webmail, ketikan "adduser ilyas" (ilyas
bisa diganti nama kalian)
buat lah user sebanyak yang kalian
butuhkan.
- Restart semua konfigurasi,
ketikan "service bind9 restart" (enter), "service apache2
restart" (enter), "service postfix restart" (enter).
- Sekarang kita test di
komputer Client. Buka browser dan masukan sub domain mail server kalian
misalnya punya saya
"mail.huri.com", jika muncul seperti gambar di atas silahkan login
menggunakan user yang sudah kita buat tadi.
- Kemudian kita coba untuk
mengirim e-mail,
klik tulisan "compose"
kemudian pada "To" ketikan e-mail tujuan anda, pada
"subject" isikan judul pesan, dan di kolom besar itu untuk isi pesan
anda. kemudian klik tombol "send" di bagian bawah.
- kemudian kita ganti user,
klik "Sign Out" pada user yang sekarang.
- Login lagi menggunakan user
yang kita kirimi pesan tadi.
- Jika e-mail tadi sudah
terkirim akan tampil seperti gambar berikut.
konfigurasi Mail Server anda sudah
berhasil.
E. konfigurasi file server.
1.Silahkan masuk sebagai root ke server anda dan ketikkan perintah:
# apt-get install samba
Untuk melanjutkan tekan Y atau bisa anda enter saja
2.Lalu anda konfigurasi data atau folder yang akan anda sharing disini folder yang akan saya sharing adalah /home/ajef/ , konfigurasinya :
# nano /etc/samba/smb.conf
Pada bagian terbawah silahkan anda tambahkan beberapa baris berikut :
[smkn1pakis.net]
path = /home/aku
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = no
public = no
read only = no
security = user
Keterangan :
path = adalah letak file-file yang akan akan dibagikan
browseable = yes berarti bisa dilihat oleh publik
security = share berarti tanpa menggunakan password, user berarti menggunakan enkripsi password
writeable = yes berarti dapat ditulis dapat di tambahkan file atau folder dari client yang membuka , jika no maka kebalikannya
guest ok = berarti ijin untuk tamu atau tanpa password jika yes jika no maka kebalikanya
read only = berarti hanya dapat dilihat dan dibaca termasuk menyalin file tapi tidak dapat menambahkan file atau folder kedalamnya jika yes jika no maka kebalikanya.
Lalu simpan (ctrl+x tekan Y tekan enter)
3.Setelah tersimpan silahkan anda masukan user untuk pengguna samba jika anda mengunakan user,dengan perintah :
#smbpasswd -a ajef
4.Kemudian restart service samba dengan perintah :
# service smbd restart
atau
# /etc/init.d/samba/restart
5.Lalu
silahkan masuk ke file directory anda dan ikut langkah-langkah dibawah ini;
- masuk ke file directory ajef -> tekan (Ctrl+l)
6.Selanjutnya ketikkan :
smb://ipserver
contoh
smb://192.168.21.2
7.Setelah diklik 2x maka akan muncul kotak dialog untuk memasukan username dan password yang sudah di konfigurasikan tadi silahkan log in seperti gambar dibawah.
8.Setelah anda log in maka anda akan masuk ke folder sesuai dengan yang sudah dikonfigurasi silahkan anda coba untuk upload atau download ataupun menghapus file dan folder di dalamnya.
- masuk ke file directory ajef -> tekan (Ctrl+l)
6.Selanjutnya ketikkan :
smb://ipserver
contoh
smb://192.168.21.2
7.Setelah diklik 2x maka akan muncul kotak dialog untuk memasukan username dan password yang sudah di konfigurasikan tadi silahkan log in seperti gambar dibawah.
8.Setelah anda log in maka anda akan masuk ke folder sesuai dengan yang sudah dikonfigurasi silahkan anda coba untuk upload atau download ataupun menghapus file dan folder di dalamnya.
F. Konfigurasi monitoring server
1. Install paket
software cacti, menggunakan perintah
# apt-get
install cacti
Jika
gagal / tidak ditemukan pkg cacti, anda diharuskan download terlebih dahulu /
update reposiroty anda. Sebelum mendownload pastikan os anda sudah terkoneksi
ke internet.
Perintah Download
# wget http.us.debian.org/debian/pool/main/c/cacti-spine/cacti-spine_0.8.8a-1_s390.deb
Perintah Download
# wget http.us.debian.org/debian/pool/main/c/cacti-spine/cacti-spine_0.8.8a-1_s390.deb
#
dpkg -i cacti-spine_0.8.8a-1_s390.deb <----- hanya contoh
#
apt-get update
Install cacti :
Pilih Y lalu [Enter]
2. Pada package configuration, Pilih Yes
2. Pada package configuration, Pilih Yes
3. Masukan password
database sesuai keinginan anda.
4. Masukan password
Mysql lalu masukan juga password confirmation nya
# apt-get update
5. Pilih webserver
yang Apache2, setelah itu [Enter]
6. Jika penginstallan
cacti sukses maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah, namun jika masih
ada yang error lakukan penginstallan ulang dari awal lagi.
Konfigurasi
Setelah penginstallan software lakukan konfigurasi debian 7 dan windows 7
supaya bisa saling terhubung (terkoneksi).
1. Setting IP Address Debian (Server) :
1. Setting IP Address Debian (Server) :
Setelah itu edit file
interfacesnya.
Ubah Menjadi
*Note : IP Address bisa diganti sesuai kebutuhan anda.
2. Restart interface / networknya, pastikan tidak terjadi error, jika terjadi cek ulang konfigurasi anda.
Cek IP ketik perintah : ifconfig
3. Setting IP Address Windows (Client)
Masuk ke : Control Panel - Network and Internet - Network Connections
Pilih VirtualBox – Klik kanan Properties – Pilih Ipv 4 – Klik 2 kali – Masukan IP Address
Jika
sudah Klik OK.
4. Setelah Konfigurasi IP Address selesai, lakukan ping antar IP pada masing – masing OS, untuk memastikan bahwa kedua OS (Client-Server) saling terhubung.
Konfigurasi
Tahap selanjutnya
yakni masuk ke bagian installasi cacti NMS melalui web browser.
1. Buka Browser pada Windows (client), ketik : http://[ip_cacti_server_debian/cacti
misal : http://192.168.20.1/cacti
1. Buka Browser pada Windows (client), ketik : http://[ip_cacti_server_debian/cacti
misal : http://192.168.20.1/cacti
2. Lalu akan muncul Cacti Installation Guide seperti gambar dibawah ini, Klik
Next.
3. Pilih type Installasi, Pilih new install - Next
4. Pada tahap selanjutnya seperti gambar dibawah ini, langsung klik Finish saja tidak usah mengubah-ubahnya.
5. Masukan Username & Password Log in cacti sesuai keinginan anda.
6. Selanjutnya anda
akan diminta untuk mengubah password defaultnya, ganti sesuai keinginan anda.
7. Berikut tampilan cacti NMS pada page console, untuk membuat graph monitoring untuk server tertentu dapat di create device kemudian ikuti petunjuk selanjutnya.
8. Ganti Description & Hostname, Description diisi dengan nama device dan Hostname diisi dengan IP Address yang akan dimonitoring (192.168.20.1 Linux). Jika sudah klik save.
9. Selanjutnya klik
Create Graph for this Host pada menu kanan atas.
10. Lalu
Klik Save.
Pengujian
Untuk melihat hasil
monitoring dalam bentuk grafik, Pilih menu Graph lalu klik device yang
dimonitoring.
6). melakukan hasil
pengujian hasil konfigurasi server dari client
PING dari IP Client ke IP
Server
C:\Documents and Settings\Sandi Ahwan_faidoni>ping
192.168.0.66
Pinging 192.168.0.66 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=9ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=7ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=5ms TTL=63
Reply from 192.168.0.66: bytes=32 time=3ms TTL=63
Ping statistics for 192.168.0.66:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0%
loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 3ms, Maximum = 9ms, Average = 6ms
selesai
Mohon maaf bila ada
kesalahan penulisan atau informasi yang kurang jelas kami hanya manusia biasa
yang tidak luput dari kesalahan.....
Terimkasih
semoga bermanfaat














































